Jumat, Juni 18, 2021
spot_img

Sandiaga Uno: Saatnya Bersatu Membangun Indonesia

SuaraPemerintah.id – Sandiaga Uno kini telah resmi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di jajaran Kabinet Maju. Di bawah komando Presiden Joko Widodo, Sandiaga Uno berjanji akan memajukan pariwisata dan sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Sandi mengatakan sekarang saatnya untuk bersatu padu membangun Indonesia.

“Ini adalah saatnya kita bersatu padu, bahu membahu membangun bangsa, membangkitkan kembali perekonomian dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, yang dalam hal ini saya akan jalankan ikhtiar saya ini melalui sektor pariwisata dan industri kreatif,” ungkap Sandi dari laman Facebook miliknya pada Sabtu (26/12).

Sandiaga menyampaikan, dia tidak ingin politik di Indonesia digunakan hanya untuk menjadi ajang pecah belah, saling sikut menyikut, dan saling menjatuhkan. Sebagai mantan pesaing Jokowi di pemilihan presiden (pilpres) lalu, dia ingin mengajak seluruh warga Tanah Air bersatu padu melupakan perbedaan. Juga kepentingan golongan, perasaan individual, dan lain sebagainya.

Menurut Sandi, seluruh elemen bangsa harus melihat mana yang paling memiliki manfaat untuk membangun bangsa dan negara ke depan.

Sandiaga Uno memposting di akun Facebooknya tentang alasannya menjadi menteri.

“Keputusan ini saya ambil berdasarkan niat dan ikhtiar saya sejak awal yang ingin meningkatkan ekonomi masyarakat dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Saya tidak ingin politik ini digunakan untuk menjadi ajang pecah belah, saling sikut-menyikut, saling menjatuhkan,” tulis Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga menceritakan bahwa kesediaannya bergabung dengan kabinet Jokowi merupakan hasil ikhtiar dan istikharah yang ia lakukan. Sebelumnya Sandi sempat menjalani isolasi mandiri karena positif COVID-19 paska menghadiri kampanye calon bupati yang di usung Gerindra.

Selama masa menjalani isolasi mandiri itulah, Sandiaga mengaku terus berkontemplasi, bertadabur, bertafakur, melakukan refleksi diri tentang banyak hal.

Dia juga mengisi masa isolasi itu dengan banyak melakukan salat sunnah termasuk istikharah agar diberikan yang terbaik dalam meniti kehidupan. Dari enam kali istikharah yang dilakukannya, Sandiaga merasa mengalami pengalaman spiritual yang luar biasa.

“Setelah istikharah keenam kalinya saya mendapat petunjuk yang sama. Dari pertama hingga keenam itu (pesan atau isyarat langit) sama: harus bersatu padu, menyingkirkan kepentingan kelompok, berani ambil ujian,” tutur lelaki kelahiran Pekanbaru, 28 Juni 1969 itu.

Menjalankan Visi Presiden, Bukan Program Pribadi

Sandiaga Uno mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo memilihnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Sandi bercerita bahwa presiden menaruh harapan besar untuk menyelamatkan sektor parekraf yang terpuruk akibat terimbas wabah corona.

Menurut Sandi ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk membenahi industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Di sektor pariwisata pihaknya akan fokus di 5 destinasi wisata prioritas, yakni Danau Toba, Candi Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang.

“Kita harus persiapkan segala aspek di mana di saat pandemi ini kesempatan kita untuk berbenah dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan. Di samping itu juga perlu diperhatikan soal infrastruktur sampai hal-hal sangat detail yang berkaitan dengan kesiapan produk yang sedang kita benahi,” ujarnya saat dialog virtual Kemenperekraf, Sabtu (26/12/2020).

Sandi menjelaskan bahwa dalam tugasnya menjadi Menparekraf, akan memajukan visi Presiden Joko Widodo dan tidak menjalankan program pribadi.

“Pertama, adalah arahan dari Presiden untuk penyiapan 5 destinasi sumber prioritas, itu yang akan jadi prioritas. Visi kita adalah visi presiden dan seluruh program kementerian mendukung visi presiden,” tegasnya kepada awak media, Senin (28/12/2020).

Dia berharap sektor pariwisata bisa pulih dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, serta bisa membuka lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, aktivitas perekonomian di masyarakat bisa kembali bergairah.

Sandi juga menegaskan bahwa dalam tugasnya, program yang dikedepankan pilarnya adalah inovasi, kolaborasi, dan adaptasi.

“Dan karena ini adalah program kementerian, tidak ada program pribadi saya. Kita akan memutuskan bahwa program yang berjalan sejalan untuk mewujudkan visi bapak presiden. Kegiatan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja berbasis kewirausahaan baik sosial maupun bisnis akan masuk dalam pilar kolaborasi dan bisa dengan siapa saja,” tegasnya.

Sandi berharap, di saat pandemi yang memprihatinkan untuk ekonomi dan kehidupan berbangsa, masyarakat bisa bersatu padu tak terpecah belah.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,034FansSuka
2,814PengikutMengikuti
17,800PelangganBerlangganan

Latest Articles